Breaking News

Rabu, 16 Desember 2015

PERMAIAN GOBAK SODOR ATAU GALAH ASIN DI SICC

Dalam rangka peringatan 17 Agustus di SICC (SMP Islam Cendekia Cianjur), mengadakan pertandingan gobak sodor atau galah asih. Permainan ini asli dari Indonesia. Permainan ini menuntut kecerdikan, stamina dan kegesitan yang tingggi.

Masih ingat permaiannya ? Berikut cuplikan om google tentang galah asin.

Di Indonesia sendiri Gobak Sodor atau Hadang memiliki nama tersendiri di setiap daerah di Indonesia, akan tetapi tetap pada aturan dan cara bermain yang sama.
Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Tata cara bermain gobak sodor adalah anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.


Saling menghadang



Cara Bermain Gobak Sodor

Cara Bermain Gobak Sodor


Cara melakukan permainan Gobak Sodor ini yaitu:
·         Membuat garis-garis penjagaan dengan kapur seperti lapangan bulu tangkis, bedanya tidak ada garis yang rangkap.
·         Membagi pemain menjadi dua tim, satu tim terdiri dari 3 – 5 atau dapat disesuaikan dengan jumlah peserta. Satu tim akan menjadi tim “jaga” dan tim yang lain akan menjadi tim “lawan”.
·         Anggota tim yang mendapat giliran “jaga” akan menjaga lapangan , caranya yang dijaga adalah garis horisontal dan ada juga yang menjaga garis batas vertikal. Untuk penjaga garis horisontal tugasnya adalah berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi seorang yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal maka tugasnya adalah menjaga keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan.
·         Sedangkan tim yang menjadi “lawan”, harus berusaha melewati baris ke baris hingga baris paling belakang, kemudian kembali lagi melewati penjagaan lawan hingga sampai ke baris awal.

Aturan Cara Bermain Gobak Sodor

Berikut ini peraturan-peraturan yang berlaku dalam permainan Gobak Sodor adalah sebagai berikut:
·         Pemain terbagi menjadi 2 kelompok yang terdiri dari 3 – 5 orang (disesuaikan).
·         Jika 1 kelompok terdiri dari 5 orang maka lapangan dibagi menjadi 4 kotak persegi panjang, yang berukuran 5m x 3m (disesuaikan).
·         Tim “jaga” bertugas menjaga agar tim “lawan” tidak bisa menuju garis finish.
·         Tim “lawan” berusaha menuju garis finish dengan syarat tidak tersentuh tim “jaga” dan dapat memasuki garis finish dengan syarat tidak ada anggota tim “lawan” yang masih berada di wilayah start.
·         Tim “lawan” dikatakan menang apabila salah satu anggota tim berhasil kembali ke garis start dengan selamat (tidak tersentuh tim lawan).
·         Tim “lawan” dikatakan kalah jika salah satu anggotanya tersentuh oleh tim “jaga” atau keluar melewati garis batas lapangan yang telah ditentukan. Jika hal tersebut terjadi, maka akan dilakukan pergantian posisi yaitu tim “lawan” akan menjadi tim “jaga”, dan sebaliknya.
jangan biarkan lawan bisa lewat



kenaaaaa
Read more ...

institut karate do nasional di SMP ISLAM CENDEKIA CIANJUR

KEPALA SEKOLAH SICC DAN PARA ANGGOTA IKANAS

KATA BEREGU SISWI SICC
DUA LAWAN SATU
SERANGAN MEMUKAU

Read more ...

Kamis, 11 Desember 2014

Pendaftaran murid baru tahun ajaran 2015 - 2016 SMP ISLAM CENDEKIA CIANJUR Boarding School

sekolah islam berasrama SICC


SMP Islam Cendekia Cianjur (SICC) Boarding school menerima pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2015 - 2016. Saat ini pendaftaran telah dibuka untuk gelombang pertama. Pendaftaran siswa sekolah islam berasrama SICC adalah seperti pengumuman dibawah:

Pendaftaran sekolah islam boarding school SICC gelombang pertama sudah dibuka
Untuk pendaftaran ONLINE silakan double klik disini.


Read more ...

Senin, 01 Desember 2014

Guru Harus Meningkatkan Inovasi dalam Mengajar

Mengemban tugas sebagai seorang guru bukanlah sebuah pengorbanan, tapi lebih kepada sebuah kehormatan. Guru merupakan wakil negara untuk menyiapkan masa depan bangsa, melalui kegiatan belajar mengajar di dalam, maupun luar kelas.

Pesantren modern SICC

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dalam acara puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2014 dan HUT PGRI ke-69
Pada acara yang dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) dan istrinya serta sejumlah menteri Kabinet Kerja tersebut, Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, guru bukan hanya sekedar mengajar dan mendidik saja, tapi juga dapat menginspirasi kepada para siswa. Maka, kualitas guru juga harus ditingkatkan dalam bentuk inovasi ketika mengajar karena akan berdampak luar biasa pada anak.

Pengajar dan para siswa SICC

"Profesi guru bukan sekadar mendidik. Kita sedang mempersiapkan bangkitnya bangsa Indonesia yang besar, bahwa kemajuan dimulai dari perubahan di sekolah-sekolah kita. Oleh karena itu, tanggung jawab guru besar," ujar Anies di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2014).
Ia meyakini, guru yang menginspirasi akan mengalami suasana baru Indonesia. Kelak, Indonesia akan berubah ketika masyarakat mengakui jasa guru dalam.
Kunjungan orang tua ke pesantren modern SICC


"Tanggung jawab pendidikan bukan hanya dari pemerintah saja, tapi sebenarnya pendidikan merupakan tanggung jawab rakyat Indonesia. Kita mengajak semua komponen untuk terlibat dalam mewujudkannya," ucapnya.
Dengan mengangkat tema "Mewujudkan Revolusi Mental Melalui Penguatan Peran Strategis Guru", Anies menambahkan, peningkatan kualitas guru menjadi tanggung jawab setiap guru. Jika guru terampil, lanjutnya, Insya Allah anak juga terampil.
"Oleh karena itu, tugas kita bukan sekadar konstitusi. Tapi sama-sama membuat anak-anak kita sebagai generasi untuk masa depan," ungkap Anies.
(mrg) Okezone
Read more ...
Designed By Blogger Templates